Uang Hadiah Atlet Sea Games Esports Indonesia Dipotong, Youtuber Kenamaan Buka Suara

Uang Hadiah Atlet Sea Games Esports Indonesia Dipotong, Youtuber Kenamaan Buka Suara

Cabang olahraga Esports di Sea Games 2019 resmi berakhir. Timnas Esports Indonesia dari cabang Mobile Legends dan Arena of Valor resmi membawa pulang dua medali perak dari event multi olahraga terbesar se-Asean itu. namun polemik baru muncul pasca ajang Sea Games.

Melalui unggahan Instagram pribadinya, salah satu Yuotuber, Mikael Anthony mengunggah pesan yang cukup miris. Ia menuliskan jika uang hadiah atlet esports Sea Games telah dipotong.

“Buat yg nanya,, ‘bang, esport di indonesia kok kalah sama thailand n filipin?’ Jawabannya gampang, YANG NGURUS MATANYA MASI NGINCER DUIT BUKAN PRESTASI !!! GA PERCAYA? Tanya aja wakil indo di seagames kemren… suru ngasi tau isi kontraknya gmn masalah pemotongan uang hadiah… Hati2 sama yg keliatannya baik dan berjuang untuk indonesia, padahal intinya cuma mau makan duit negara. Poke tukang ngomel @evosruichen,” tulis unggahannya pada hari Sabtu (14/12) kemarin melalui akun @mikaelanthony18.

Pasca statement tersebtu IESPA pun merespon dengan cepat. Mereka meyebut potongan uang hadiah tersebut buka untuk pengurus melainkan dari organisasi.

 “Bukan pengurus. Tapi organisasi. Karena dana tersebut nantinya akan dipakai untuk pengelolaan timnas dll yang lebih mandiri tanpa bergantung dari dana bantuan pemerintah. Dan pemotongan uang hadiah bukan hal baru di dunia esports. Boleh dicek ke klub-klub besar berapa mereka lakukan pemotongan atas uang hadiah tournament”.

Namun mereka juga menyebut jika uang yang dipotong bukanah uang hadiah melainkan bonus insentif dari pemerintah karena prestasi yang direngkuh atlet Timnas Esport tersebut

“Penghargaan di Sea Games adalah berbentuk medali, bukan uang tunai. Oleh karena itu pemerintah menyiapkan bonus apresiasi sebagai penggantinya. Berbeda dengan event esports swasta”

Leave a Reply