Selama 18 Tahun Tiga Akun Pro Player Dota 2 Dibanned Valve

Selama 18 Tahun Tiga Akun Pro Player Dota 2 Dibanned Valve

Beberapa waktu lalu, tiga pemain profesional Dota 2 yakni Nuengnara “23savage” Teeramahanon dari tim Fnatic, Timothy John “Tims” Randrup dan Kim “Gabbi” Villafuerte dari tim TNC Predator, akunnya dibanned selama 18 tahun (19 Januari 2038) oleh Valve selaku pengembang game bergenre MOBA ini.

Sejauh ini, Valve belum memberikan keterangan resmi kenapa akun mereka dibanned, namun dari spekulasi yang beredar, ketiga pemain ini dinilai berperilaku toxic.

Seperti diketahui, pihak pengembang memang melakukan pembaruan aturan di dalam pertandingan game sejak September lalu, yang di antaranya meliputi:

  1. Pemain berperilaku buruk dan dilaporkan banyak pemain lain.
  2. Melanggar aturan Steam karena lakukan jual beli akun.
  3. Mengeksploitasi celah dan menggunakan cheat dalam pertandingan.

SunBhie, selaku pelatih dari Fnatic, mengabarkan lewat akun Twitternya berupa potongan video yang memperlihatkan kalau akun dari 23savage telah dibanned Valve.

Kejadian ini jelas akan merugikan timnya mengingat mereka mengikuti turnamen Major pertama Dota 2 tahun ini dari Valve, Dream League Season 13.

23savage sendiri, merupakan pemain asal Thailand yang namanya mulai menanjak ketika berhasil menduduki peringkat pertama MMR di Leaderboard Asia Tenggara. Dia juga pernah mengikuti kualifikasi The International 2019 silam.

Dan, tim mereka terbilang sangat tangguh saat itu dalam kualifikasi, walaupun akhirnya harus mengakui keunggulan dari tim Mineski di babak final.

Kendati demikian, kejadian yang menimpa 23savage juga dirasakan dua pro player Dota 2 asal Filipina Tims dan Gabbi yang sekarang ini sedang memperkuat tim TNC Predator. Mereka disinyalir terkena hukman ban setelah memainkan pertandingan lower bracket melawan Reality Rft.

Beda nasib dengan yang dialami 23savage, kedua pemain TNC Predator sudah memberikan konfirmasi kalau masalah yang mereka hadapi telah diselesaikan.

Bagaimanapun, jika terbukti pemain Dota 2 melakukan pelanggaran, entah dilakukan pemain pro atau bukan, Valve memang harus melakukan tindakan tegas demi menjaga kenyamanan pengalaman bermain Dota 2.

Leave a Reply