Rekomendasi 7 Formasi Favorit FIFA 20

Rekomendasi 7 Formasi Favorit FIFA 20

Formasi merupakan fondasi penting dalam sebuah tim sepakbola untuk mengatur ritme permainan agar berjalan sesuai rencana, baik di dunia nyata atau FIFA 20, dengan adanya formasi masing-masing pemain jadi memiliki fungsi, sehingga keberadaannya punya dampak ketika bertanding.

Tanpa adanya formasi, permainan tim tidak akan terorganisir dengan baik meski pun diisi oleh pemain-pemain berkualitas. Bisa disimpulkan bahwa formasi merupakan sesuatu yang bisa memperngaruhi berjalannya sebuah strategi dan taktik tim ketika di lapangan.

Dahulu skema empat bek di lini belakang menjadi formasi pilihan setiap tim, kini dengan perkembangan permainan dan kelahiran pemain-pemain baru yang semakin berkembang, formasi itu bukan menjadi opsi satu-satunya, begitu pula dengan permainan FIFA 20.

Pada edisi FIFA sebelumnya, skema counter attack menjadi favorit para pemain, namun dengan menumpuk pemain di lini tengah, sekarang dengan berbagai pembaharuan yang ada, player sudah bisa melakukan pendekatan dengan beragam taktik sebagai solusinya.

Sekarang, seperti diolah dari laman RedBull, ada rekomendasi tujuh Formasi apik yang bisa kalian terapkan di FIFA 20, uraian lengkapnya silakan amati di bawah ini.

  • 4-2-2-2

Baik di dunia nyata atau game FIFA, formasi 4-2-2-2 cukup populer diadopsi. Keseimbangan antara menyerang dan bertahan bakal sama baiknya ketika dipraktikkan. Player FIFA 20 bisa menggunakan formasi ini dengan menaruh empat bek dan dua gelandang bertahan untuk memperkuat lini belakang.

Ketika ingin melakukan serangan, dua fullback di sisi kiri dan kanan bisa dimanfaatkan untuk menambah daya serangan, menopang dua winger di depannya. Dan dua striker bisa menyambut bola dengan cepat.

Kelebihan dari formasi ini adalah pertahanan akan solid, pemain dengan posisi Attacking Midfilder bisa bergerak menusuk ke dalam. Sementara kekurangannya ialah banyak ruang kosong di barisan tengah dan striker bisa terisolir di lini depan.

  • 4-2-3-1 (Narrow)

Pola 4-2-3-1 memang cukup digemari player FIFA atau pun manager klub di dunia untuk meraih kemenangan layaknya formasi 4-2-2-2. Jika ingin lini pertahanan jadi cukup kuat, pemain harus meletakkan dua gelandang bertahan di lapangan. Kalian juga harus memiliki sosok playmaker kreatif untuk membangun serangan.

Kelebihan dari formasi ini menjadikan tim cair ketika melakukan serangan, sektor geladang pun cukup kuat. Kekurangannya adalah striker akan sedikit kesulitan menemukan space dan Fullback bakal tereksploitasi.

  • 4-3-3 (Holding)

Jika kalian sedang menghadapi lawan yang mengimplementasikan permainan ultra defensive, formasi 4-3-3 bisa dibilang sebagai senjata ampuh untuk menekan pertahanan musuh. Ingat, dalam skema ini tim wajib memiliki winger berkecepatan tinggi dengan penetrasi yang berbahaya.

Pola serupa juga kerap dipraktikkan oleh tim-tim besar seperti Barcelona, Real Madrid dan Liverpool. Formasi ini akan cukup terwakili ketika eksplosivitas depan ditopang dengan tiga gelandang yang siap mendukung lini depan.

Kelebihan dari formasi ini yaitu kunci permainan terletak pada pemain winger, keberadaan gelandang sebagai kunci distribusi bola. Namun, kekurangannya akan sering kesulitan dalam menghalau counter attck lawan, dan bakal kerepotan menghadapi winger berkecepatan tinggi.

  • 4-3-2-1

Sejatinya formasi 4-3-2-1 merupakan pola lain dari 4-3-3, yang membedakannya adalah winger dalam formasi ini bermain lebih ke dalam dan berperan sebagai double attacking midfilder, biasanya mereka yang mengemban peran ini memiliki kecepatan tinggi untuk mendobrak lini belakang lawan.

Sifat dari pola ini bisa cukup ofensif dalam mengacak-acak lini tengah dan lini pertahanan. Namun untuk sektor gelandang dan fullback, sebuah tim harus memiliki pemain dengan naluri bertahan yang baik guna menjaga keseimbangan tim.

Kelebihan dari formasi ini menjadikan lini serang cukup berbahaya, lihai dalam melakukan counter attack. Semenara kekuarangannya pola bermain mengandalkan lini tengah, dan fullback rentan dieksploitasi.

  • 4-1-2-1-2

Formasi 4-1-2-1-2 merupakan pola yang menitikberatkan serangan pala lini tengah. Skema ini biasanya mengutamakan passing-passing pendek menuju lini serangnya. Dan kunci dari permainan akan berasal dari seorang central attacking midfielder.

Kebanyakan tim yang mengadopsi pola ini di game FIFA 20 memiliki pilihan midfilder yang pandai mendistribusikan bola dan menghalau serangan lawan saat dibutuhkan. Chelsea merupakan satu tim yang kerap bermain dengan pola ini.

Kelebihan dari formasi ini antara lain sebuah tim bisa unggul dalam hal ball possession, punya kekuatan lebih lini tengah. Dan kekurangannya seperti sisi sayap rentan dieksploitasi, juga sulit melakukan counter attack.

  • 3-5-2

Meletakkan tiga bek untuk barisan pertahanan merupakan pilihan yang lumayan berisiko. Kalau salah satunya saja bermain baik kurang bagus, lini belakang mudah terbongkar. Tetapi, dengan formasi 3-5-2, seorang defensive midfilder bisa ditarik sedikit ke belakang untuk membantu lini pertahanan.

Oleh karena itu, skema serangan bisa dimulai dari lini tengah mengingat penumpukan pemain di sana. Kemudian, fleksibilitas serangan dapat dibangun dari sisi sayap, biasanya dalam formasi ini sebuah tim memiliki winger-winger dengan akselerasi di atas rata-rata.

Kelebihan dari formasi ini yaitu sebuah tim pertahanannya bakal kuat, dan kekurangannya sulit melakukan Counter Attack, skema ini juga sangat membutuhkan dua winger berkualitas.

  • 3-4-1-2

Formasi lain yang mengandalkan tiga bek tangguh adalah 3-4-1-2, diklaim lebih ampuh dalam melakukan penyerangan dengan kehadiran dua flank dan sepasang striker. Kemudian, peran seorang playmaker juga akan semakin menonjol di formasi ini.

Atletico Madrid merupakan tim yang mengandalkan permainan counter attack, dan dianggap cocok mengunakan formasi ini. Tapi, agar taktik berjalan sempurna, tim harus memiliki winger dengan eksplosivitas tinggi, sekaligus center back dengan kemampuan bertahan yang mumpuni untuk menjaga gap antara lini tengah dan lini belakang.

Kelebihan dari formasi yakni mematikan dalam melakukan counter attack, dua Striker mampu mengacak-acak pertahanan lawan. Namun, kekurangannya sisi fullback rentan diserang dan butuh bek tangguh dan winger yang cepat.

Bagaimana pun, setiap formasi yang diterapkan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, dan keberadaan pemain yang mampu mendukung formasi juga sangat dibutuhkan. Sebab, jika pemain di lapangan tidak mampu mengimplementasikan tugasnya, sebuah formasi akan percuma.

Leave a Reply