Pedoman Bertahan di FIFA 20 Agar Tak Banyak Kebobolan

Pedoman Bertahan di FIFA 20 Agar Tak Banyak Kebobolan

Game sepak bola FIFA yang dikembangkan EA Sports didorongan agar menjadi realistis yang bisa kalian mainkan lewat platform PlayStations, Xbox, PC. Bahkan, disediakan untuk perangkat mobile.

Kalau kalian baru saja mencoba permainan ini, khususnya untuk judul FIFA 20, kemungkinan akan mengalami kesulitan dalam hal bertahan. Di mana pada akhirnya bakal mengalami banyak kebobolan saat bertanding.

Oleh sebab itu, sekarang SBO ingin berbagi Pedoman bertahan di FIFA 20 yang bisa kalian praktikkan, dengan harapan tidak perlu khawatir lagi garis pertahanan menjadi lapuk saat menghadapi serangan tim lawan.

Seperti apa kiat-kiatnya? Simak dan amati bagaimana caranya bertahan di gim populer satu ini, dan semoga saja kalian bisa menjadi pemain handal di kemudian hari. Selengkapnya berikut ini.

Langkah Dasar

Berhenti berlari, ini langkah awalnya. Baik dalam serangan maupun pertahanan, lepaskan semua tombol sprint. Tidak hanya menyia-nyiakan stamina, berlari juga memberi kalian lebih sedikit kendali atas pemain bek terutama ketika keluar dari posisinya.

Catat, jadikan berlari sebagai upaya terakhir atau saat mencoba mengejar ketinggalan dengan pemain yang telah menghancurkan sayap atau menerobos garis pertahanan. Berlari di luar momen itu adalah ide yang buruk dan akan membuat celah bagi lawan.

Sebisa mungkin, pertahankan barisan belakang kalian. Saat menghadai serangan, lebih baik menarik kembali gelandang bertahan daripada mendorong bek tengah ke depan, yang membuka ruang di lini belakang.

Kalian hanya harus beralih ke pemain lain, misalnya bek tengah berada dekat dengan penyerang lawan dan yakin bahwa kalian dapat merebut bola. Sebab, mekanisme kontrol pemain oleh komputer atau AI kurang efektif di FIFA 20 daripada di versi sebelumnya.

Perlu digarisbawahi, jangan gerakkan bek tengah ke posisi sayap saat bertahan. Jika pemain sayap membuat ruang untuk musuh, geser saja bek sayap atau gelandang untuk menutup celah itu.

Kontrol

Cara terbaik dalam hal kontrol untuk bertahan adalah dengan jockey (L2/LT), yang berfungsi untuk pindah posisi dan kemudian merebut bola menggunakan standing tackle (O/X). Tapi, melakukan tackle dapat membuka ruang bagi musuh saat dilakukan dengan waktu yang tidak tepat, jadi gunakan ketika dekat dengan penyerang lawan.

Selanjutnya, Sliding tackles (O/B), gunakan juga sebagai upaya terakhir ketika pertahanan kalian benar-benar diekspos oleh musuh. Sebuah tekel yang tidak akurat akan membuat bek kalian malah melakukan pelanggaran yang bisa berakibat kartu merah.

Taktik Terbaik

Serangan dan pertahanan bisa menjadi seimbang jika kalian menggunakan taktik khusus untuk memastikan pemain defensif menjaga posisi mereka, bahkan saat menyerang. Atur lini belakang dengan instruksi “Stay Back while Attacking.”

Kemudian, mengganti pengaturan Defensive Behaviour gelandang tengah ke “Cut Passing Lanes” akan membantu kepadatan di tengah lapangan. Begitu juga high pressing, bisa efektif saat membayangi pemain lawan, namun dapat menarik pemain keluar dari posisi.

Terakhir, custom tactic lain yang baik untuk digunakan adalah mengatur gelandang tengah kalian ke “Drop Between Defenders.” Ini bakal mengubah bek yang di formasi berjumlah empat menjadi lima, dan memungkinkan gelandang membawa bola keluar dari lini belakang.

Leave a Reply