India Resmi Blokir Game Mobile Legends Karena Konflik dengan Tiongkok

Pemerintah India secara resmi telah memblokir game Mobile Legends: Bang Bang karena konflik di Ladakh dengan pasukan Tiongkok beberapa waktu lalu (15 Juni) yang menewaskan 20 tentara Negara Bollywood.

Mobile Legends sendiri, merupakan salah satu dari daftar 59 aplikasi asal Negeri Tirai Bambu di Google Play Store dan App Store yang diblokir aksesnya di India, beberapa aplikasi lain yang ikut terdampak di antaranya Tik Tok, UC Browser, dan Clash of Kings.

Berikut Daftar 59 Aplikasi yang Diblokir
  1. TikTok
  2. Shareit
  3. Kwai
  4. UC Browser
  5. Baidu map
  6. Shein
  7. Clash of Kings
  8. DU battery saver
  9. Helo
  10. Likee
  11. YouCam makeup
  12. Mi Community
  13. CM Browers
  14. Virus Cleaner
  15. APUS Browser
  16. ROMWE
  17. Club Factory
  18. Newsdog
  19. Beutry Plus
  20. WeChat
  21. UC News
  22. QQ Mail
  23. Weibo
  24. Xender
  25. QQ Music
  26. QQ Newsfeed
  27. Bigo Live
  28. SelfieCity
  29. Mail Master
  30. Parallel Space
  31. Mi Video Call — Xiaomi
  32. WeSync
  33. ES File Explorer
  34. Viva Video — QU Video Inc
  35. Meitu
  36. Vigo Video
  37. New Video Status
  38. DU Recorder
  39. Vault- Hide
  40. Cache Cleaner DU App studio
  41. DU Cleaner
  42. DU Browser
  43. Hago Play With New Friends
  44. Cam Scanner
  45. Clean Master – Cheetah Mobile
  46. Wonder Camera
  47. Photo Wonder
  48. QQ Player
  49. We Meet
  50. Sweet Selfie
  51. Baidu Translate
  52. Vmate
  53. QQ International
  54. QQ Security Center
  55. QQ Launcher
  56. U Video
  57. V fly Status Video
  58. Mobile Legends
  59. DU Privacy.

Pemblokiran ini juga didorong oleh sikap sebagian masyarakat India yang melakukan boikot terhadap produk-produk asal Tiongkok dan menggantinya dengan buatan dalam negeri. Sementara, keputusan Pemerintah diklaim karena akses yang diterima oleh aplikasi mengancam keamanan.

“Langkah ini akan melindungi kepentingan pengguna ponsel dan internet India. Keputusan ini adalah langkah yang ditargetkan untuk memastikan keamanan dan kedaulatan dunia maya India,” kata Pemerintah India seperti dikutip dari HindustanTimes.

Kemudian, Menteri Elektronik dan Teknologi Informasi India pun menyatakan menerima laporan dari bannyak pihak yang mengkhawatirkan keamanan data dan privasi ketika mengoperasikan beberapa aplikasi dalam daftar yang diblokir.

Selain itu, lembaga The Computer Emergency Response TEAM (CERT-IN) di sana, mengantongi beberapa kasus kebocoran data pribadi yang akhirnya mengarah pada diberlakukannya pemblokiran aplikasi-aplikasi yang sudah disebutkan di atas.

Comments (2)

  1. wadidaw

  2. wadidaw daw

Leave a Reply