7 Bek Kiri Dengan Rating Tertinggi di eFootball PES 2020

Di era sepakbola modern, fullback memiliki peranan penting dalam permainan. Di sebuah pertandingan sepakbola, tak jarang seorang fullback bisa berperan dalam mendistribusikan peredaran bola ke depan sekaligus memotong bola hasil kreasi lawan dari sisi sayap.

Saat ini di dunia nyata, tersemat berbagai fullback modern yang memiliki peran krusial untuk timnya. Bahkan tak jarang, mereka yang dianggap penting selalu mengunci satu slot di skuat utama. Tak jarang, posisi mereka di tim seakan tak tergantikan dalam beberapa musim terakhir.

Bahkan jika seorang fullback andalan berhalangan tampil atau memilih hengkang ke tim lain. Tim yang mengandalkan sang pemain sudah barang tentu memiliki masalah serius di sektor tersebut. Contoh paling sahih ketika Liverpool kehilangan John Arne Riise yang memilih hengkang ke AS Roma, sisi kiri mereka seakan limbung dan butuh waktu beberapa tahun untuk menggantikan peran fullback asal Norwegia dalam diri Andrew Robertson.

Bedasarkan laporan realspots 101, di game eFootball PES 2020, tersemat 7 fullback kiri yang memiliki rating tertinggi. Menyandang status sebagai pemain dengan rating tertinggi di posisinya, sudah barang tentu mereka yang masuk ke dalam daftar memiliki posisi yang tak tergantikan. Lantas, siapa saja mereka? Berikut uraiannya.

1. Jordi Alba (Barcelona, OVR 87)

Sejak lama, nama Jordi Alba masuk dalam jajaran pemain penting di tubuh Barcelona. Bersama Leo Messi dan Gerard Pique, peran ketiganya seakan tak tergantikan dalam starting line up Blaugrana.

Konsistensi serta kemampuan yang berhasil diperlihatkan Alba membuat Konami tak ragu meletakkannya sebagai pemain dengan overall tertinggi di posf fullback kiri dengan nilai 87. Pemain berusia 30 tahun itu diprediksi bakal tetap mengisi slot fullback Barca setidaknya hingga tiga sampai empat tahun ke depan.

2. Marcelo (Madrid Chamartin B, OVR 86)

Jika Barcelona memiliki Jordi Alba, maka Real Madrid, di game PES disebut sebagai Madrid Chamartin B, memiliki sosok Marcelo. Sang pemain seakan menjadi sosok yang tak tergantikan sejak dirinya merumput bersama Los Blancos di musim 2007/2008 silam.

Dalam rentang waktu tersebut, ia sudah memainkan lebih dari 300 laga bersama Madrid. Berbagai prestasi pun pernah direngkuhnya termasuk empat gelar Liga Champions. Konami, selaku developer game PES meletakkannya di posisi kedua dengan overall 86.

3. David Alaba (Bayern Munchen, OVR 86)

David Alaba merupakan produk asli akademi Bayern Munchen. Ia sudah memperkuat Die Roten sejak tahun 2010 silam. Sama seperti Marcelo, pemain berusia 27 tahun ini sukses mengemas lebih dari 200 laga  dan merengkuh berbagai trofi premium bersama FC Holywood,

Pemain asal Swiss ini memiliki daya jelajah yang cukup tinggi. Musim lalu bisa dibilang sebagai musimnya Alaba karena ia mampu mencetak tiga gol dan membukukan assist dengan jumlah serupa. Bahkan, dirinya juga sukses mengantarkan Bayern menjuarai double winners musim lalu. Konami memberinya rating 86 untuk performa impresifnya musim lalu.

4. Alex Sandro (Juventus, OVR 85)

Alex Sandro sejatinya memiliki rating 86 d edisi PES 2019. Namun seiring inkonsistensinya bersama Juve musim lalu, Konami melakukan downgrade terhadap ratingnya sebanyak satu poin.

Meski begitu, sang pemain tetap mendapat kepercayaan dan menjadi bagian dari timnas Brazil pada Copa America 2019 kemarin. Ia pun masuk ke dalam skuat bersama dua fullback kenamaan lainnya, Marcelo dan Felipe Luis.

5. Andrew Robertson (Liverpool R, OVR 85)

Andrew Robertson boleh dibilang menjadi pemain yang memiliki peningkatan overall secara signifikan. Di edisi PES 2019, pemain asal Skotlandia itu memperoleh nilai sebanyak 82. Di edisi kali ini, ratingnya mengalami peningkatan tiga digit dari edisi sebelumnya.

Konami nampaknya melihat peran penting Robertson dalam skema permainan Liverpool. Eks Hull City ini sangat nyetel dengan permainan gegenpressing yang diterapkan Jurgen Klopp. Bahkan, pemain yang didatangkan dengan mahar 8 juta Pounds ini sukses mengantarkan the Reds mengunci trofi Liga Champions keenamnya di musim 2018/19 lalu.

6. Nicola Tagliafico (Ajax, OVR 84)

Tagliafico boleh dibilang sebagai pemain yang telat berkembang. Dirinya baru dikenal publik tatkala usianya sudah memasuki 27 tahun. Namun hal itu nampak bukan masalah berarti selama pemain asal Argentina sukses membuktikan kualitasnya di atas lapanga.

Musim lalu, pemain yang juga memiliki paspor Italia itu sukses mengantarkan Ajax menjadi semi-finalis Liga Champions. Selain itu, kerja kerasnya bersama pemain Ajax lain juga berbuah manis tatkala mereka sukses mengawinkan KNVB Dekker dan Eredivisie. Atas performanya tersebut, Konami tak ragu memberikan overall sebanyak 84 kepada Tagliafico. Angka tersebut lebih besar tiga digit dibandingkan dengan edisi sebelumnya.

7. Alex Telles (Porto, OVR 83)

Setelah Marcelo dan Alex Sadro, Alex Telles menjadi talenta Brazil lain yang sukses mengisi daftar fullback kiri dengan rating tertinggi. Pemain asal FC Porto itu diberi nilai 83 oleh Konami karena ia memiliki peran besar dalam mengantarkan klub asal Lisabon itu menjuarai Piala Portugal

Di usia yang sudah menginjak 26 tahun, Alex Telles disarankan untuk pindah ke tim yang lebih besar guna meningkatkan permainannya. Andai meninggalkan Portugal, dirinya juga bisa mencicipi berbagai trofi yang lebih prestisius di tim lain.

Leave a Reply